Bukan Seberapa Jauh Kalian Pergi

pernahkah kalian terburu-terburu saat menuju suatu tempat? Pasti lebih dari pernah, bahkan saya sendiri sering mengalami hal-hal seperti ini. Sebaiknya sih jangan, sudah terburu-buru dan bahaya pula, terlebih saat ditengah perjalan.

efek negatif ketika terburu-buru, yang paling sering yaitu ada barang yang tertinggal. Seperti beberapa waktu yang lalu saat traveling bareng kawan-kawan ke salah satu pantai yang berada di Kabupaten Cilacap, Nusakambangan. kebetulan otw-nya saat pagi-pagi sekitar habis syubuh. Harapannya sih agar bisa mendapatkan moment matahari terbit. Tapi, sebelum sampai di lokasi, saya dikejutkan dengan adanya matahari terbit yang muncul persis di atas garis horizon tengah sungai. Awalnya ngga mau berhenti, karena takut tertinggal jarak dengan kawan-kawan lainnya. Tapi saya berfikir, moment seperti ini sifatnya ngga bisa diulang apalagi di cetak lagi. Yasudah, tak pikir panjang akhirnya berhenti. Tohh, saya pikir ini adalah jaman micin, bisa memanfaatkan media media sosial, wa, atau tlp untuk mengabari kawan-kawan yang tadi. Tentunya biar tak pada khawatir nyariin.
Bukan Seberapa Jauh Kalian Pergi

Lanjut cerita awal yang tadi, akhirnya saya berhenti dan sambil nikmatin sunrise tersebut. Tak lupa pula ambil fotonya, cari angle yang pas dll agar mendapatkan foto yang diinginkan. Katanya orang-orang, "no pictures hoak". Tapi saya lebih memilih, "no hoak, indonesia damai" 😁.

Balik ke cerita yang tadi, dari moment perjalanan ini saya baru tersadar, ternyata perjalanan yang sesungguhnya bukan di ukur dari seberapa mil dan banyaknya tempat yang kita tuju. Melainkan ketika ada sebuah moment menghampiri dan kita nikmati, saya rasa di situlah perjalanan yang sesungguhnya.

Menurut saya sih, wkwk. Kalau menurut kalian?😅

Komentar

Popular Post

11 Tips Fotografi Saat Mendaki Gunung

Suka fotografi, kalau sudah besar mau jadi apa?

Solo traveling & kata orang lain

6 peralatan fotografi landscape