7 tips memotret landscape malam hari

memotret waktu malam hari tidaklah susah seperti yang dibayangkan, namun perlu untuk mengetahui salah satu teknik fotografi agar menghasilkan foto yang lebih maksimal, khususnya pada kondisi cahaya yang minim.

7 tips dan teknik cara memotret malam hari
yang perlu diperhatikan:
  • pada saat memotret malam hari tidaklah harus menggunakan kamera dslr yang mahal, bahkan dengan kamera hp sekalipun bisa, namun perlu diketahui teknik pengambilan foto yang baik 
  • jangan pulang terlebih dahulu setelah matahari tenggelam, karena itu adalah waktu terbaik untuk konsep fotografi malam hari. 
  • apapun kameranya, dari mulai canon, nikon, lumix dll, janganlah iri jika foto teman kita lebih baik dari foto kita, ingat..!! seorang fotografer harus banyak-banyak berlatih agar mendapatkan kualitas foto yang layak, kalau saya si pakai CANON. hehe 
  • jangan menggunakan flash saat memotret di keramaian, belajarlah cara mendapatkan cahaya yang alami tanpa lampu kilat kamera, itu lebih baik menurut saya. 
  • memotret dengan kondisi cahaya minim, salah satunya bisa menggunakan teknik long exposure 
  • tips bonus, ketika malam hari bawalah seorang teman, ketika traveling maka kita posisinya sebagai tamu, dan penghuni rumah belum tentu nyaman dengan kedatangan tamu, apalagi kita membawa kamera, maka berhati-hati saat memilih tempat yang dijadikan objek.
7 tips memotret landscape malam hari
tulisan yang saya share hanyalah dari pengalaman semata, alangkah lebih baiknya untuk membaca pula majalah travel fotografi maupun artikel lain mengenai teknik fotografi, tentunya agar lebih mendapatkan banyak referensi. singkat tulisan diatas barulah sebagian, dibawah ini akan saya jelaskan sedikit mengenai hal ini:

1. setting kamera dslr saat memotret malam hari dan siang berbeda

saat memotret pada waktu siang hari, saya biasanya menggunakan shutter speed yang tinggi (1/300) agar bisa membekukan objek, karena kondisi cahaya yang berlebihan membuat saya menaikan shutter, aperture (f/11) mendapat gambar yang lebih maksimal, namun berbeda lagi ketika kita jumpai saat malam hari, tekniknya justru menggunakan kebalikan dari teknik siang hari, karena cahaya yang minim membuat saya menurunkan shutter speed diantara 1/30 (jika teknik long exposure), aperture (f/11) dll, gunakanlah iso yang minim agar tidak timbul bintik nois pada foto.


7 tips memotret landscape malam hari
2. tripod, perlukah? atau wajib?
fungsi tripod pada saat memotret menggunakan teknik long exposure hanyalah untuk meredam getaran, tidak menggunkan tripod tidak masalah, bisa mencari tempat duduk dll untuk menyandarkan kamera agar bisa meredam guncangan, cara ini digunakan ketika traveling tapi tidak memungkinkan untuk membawa tripod, atau bisa juga saat malas menunggu dan mengambil barang bawaan tripod setelah turun dari pesawat.
ketika saya traveling untuk memotret tidak ketinggalan yang namanya membawa tripod, fungsinya banyak, dari mulai untuk memotret menggunakan lensa tele dan bisa juga untuk membuat video timelapse, karena menurut saya fotografi itu adalah seni, jadi bisa memotret & membuat video.

7 tips dan teknik cara memotret malam hari
3. membuat lampu seperti bintang
barangkali ada yang penasaran ketika melihat foto kenapa lampunya seperti bintang (efek starburst), ada teknik & caranya agar mendapatkan tersebut, gunakanlah aperture diatas f/10, teorinya seperti ini, semakin lebar aperture maka foto lampu yang dihasilkan akan semakin seperti bintang, namun jangan terlalu besar menggunakan angka aperture, itu akan membuat foto lebih gelap, salah satunya disebabkan kondisi cahaya yang minim, ingat... kita sedang membahas teknik fotografi malam hari.




4. shutter release, perlu ga sih?
berbicara peratalatan fotografi tidak akan ada henti-hentinya, semakin terus ada dan selalu berkembang, jangan terpaku dengan peralatan-peralatan yang kita belum mebutuhkan dan ketika masih bisa diatasi dengan cara lain, maka lebih baik menggunakan cara lain.
fungsi shutter release salah satunya digunakan untuk membuat timelapse video (jika kamera belum dilengkapi fitur timelapse), bayangkan saja jika membuat timelapse kita harus memencet shutter beratus-ratus kali, capek lahh....mending buat ngopi.hehe



pengganti shutter release bisa menggunakan timer yang ada dikamera, bisa diatur seberapa durasi yang diinginkan, mulai dari 2 sampai 10 detik, itu saja sudah cukup buat pengganti alat tersebut.


5. RAW file, perlu ngga?
sesuatu hal yang saya kurang senangi adalah menggunakan file RAW namun kebutuhan fotonya hanyalah untuk pribadi dan bukan untuk KLIEN, jika memang foto bagus mau diapain aja akan tetap bagus, jadi tidak perlu untuk bekerja dua kali, saya menggunakan file RAW hanya untuk di simpan jika suatu saat foto kita diakui oleh orang lain, file raw lah yang akan membuktikan kepemilikan foto tersebut.
7 tips dan teknik cara memotret malam hari
6. lensa wide
saya lebih bangga dengan fotografer yang mempunyai peralatan terbatas namun hasilnya luar biasa. lensa wide hanyalah untuk memaksimalkan hasil foto landscape,  jadi saya lebih bangga dengan orang yang sering berlatih namun peralatan terbatas, karena berkarya adalah hak semua orang.

7. enjoy
berkarya jangan sampai berpuas diri jika sudah mendapat foto bagus, itu anggapan saya akui sangat benar dan bermanfaat, namun ada hal penting selain tersebut, apa? enjoyyy.hehe

Komentar

Popular Post

11 Tips Fotografi Saat Mendaki Gunung

Bukan Seberapa Jauh Kalian Pergi

Suka fotografi, kalau sudah besar mau jadi apa?

Solo traveling & kata orang lain

Traveling Ke Lombok Tanpa Kata Cuti